visitors'

Senin, 27 Juli 2015

Bagaimana aku bisa MOVEON ?

Bildergebnis für bagaimana bisa aku moveon

Bagaimana bisa aku moveon secepat itu?Bagaimana bisa aku melupakan semua kenangan yang pernah kita lewati?Bagaimana bisa aku mengabaikan semua janjimu yang dulu?Bagaimana bisa aku bertahan sendiri tanpa dirimu lagi?Bagaimana bisa aku mengobati hati yang terlalu sering kau sakiti?

Apa masih pantas sebuah air mata menetes untuk seseorang yang tak pernah berfikir balik tentang perasaan ku?
Apa masih pantas mendengarkan alunan musik yang bermaksudkan tentang dia?
Seharusnya jika dia baik dia tidak akan membuatku merasa terluka seperti ini dan menangis sejadi-jadinya!

Dia memang baik untuk ku tapi DULU !
Dia memang bisa membahagiakan ku tapi DULU !
Dia selalu ada untuk ku tapi DULU !

Namun sekarang apakah dia seperti dulu ? TIDAK !
Namun sekarang apakah semua janjinya bisa di tepati lagi ? Bisa asalkan dia kembali jika hati tak akan berubah karena sering tersakiti, tapi orang cerdas lebih memilih mencari yang baru daripada harus kembali ke yang lama.

***
Inilah ceritaku dan masa laluku...
Hidupku yang terlalu polos, wajahku yang terlalu polos, dan hati yang terlalu polos sehingga sangat mudah untuk di taklukan oleh dia.
Dia orang yang ku kenal sepertinya dia adalah orang yang baik.
Semakin hari kita dekat dan selalu bersama.
Semakin itulah perasaan ini ingin bersamanya.
Entah tanpa ada ungkapan perasaan yang terucap dari mulut.
Mungkin karena sama-sama gengsi ingin mengucapkan perasaan yang ada dihati.
Sehingga sampai dia ingin pergi baru perasaan ini terucap.
*
2tahun kita bersama, semua senang sedih bete kesel kita lalui bersama.
Semua masalah kita selesaikan bersama.
Walaupun pikiran kita dulu belum dewasa.
Yang selalu menyelesaikan sebuah masalah menggunakan pikiran anak kecil.
Yang dimana mau menang sendiri.
Yang dimana tidak ada yang mengalah.
Entah memgapa aku bisa menulis dan mengingat semua itu?
Apa mungkin aku belum bisa moveon?
Tidak! aku sudah moveon! jika aku belum bisa moveon mungkin ini tulisan penuh oleh perasaan ego ku dan sakit hati!
*
Hujan turun kita jalani berdua.
Petir yang berbunyi kita dengarkan bersama.
Jalanan becek yang mengotori sepatu kita tijek bersama.
Tak perduli baju putih yang kotor terkena siraman,
Tak perduli rambut yang basah.
Tak perduli rumah siapa yang kita jadikan tempat berteduh.
Ketika hujankah yang kita rindukan semua kenangan itu?
Lalu dimanakah kita yang dulu?
Apakah tubuh kita sekarang berada dibawah rumah itu ketika hujan turun?
Apakah tinggi dan berat badan kita masih sama seperti dulu?
Apakah juga umur kita masih sama seperti itu?
Apakah hari ini adalah hari itu dulu?
TIDAK!
*
"aku janji gak akan ninggalin kamu".
"aku janji suatu saat aku akan datang kerumah kamu ketika target datang".
"aku janji gak akan khianatin kamu".
"aku janji 2tahun lagi aku akan pulang kesini".
JANJI! JANJI! JANJI!
Aku tak bisa moveon karena JANJI yang dulu pernah terucap tapi tak bisa di buktikan olehnya sekarang!
Aku hanya menunggu semua janji yang pernah dia ucap.
Sehingga 5tahun sudah aku mengabaikan laki-laki lain hanya menunggu semua janjinya.
"sudah 2tahun kenapa gak ada kabar sama sekali darinya", bingungku.
"yasudahla ditunggu saja sampai 2tahun nanti", percayaku.
"2tahun sudah berlalu, kenapa dia belum pulang kesini", pikirku.
"ternyata dia sudah punya pacar", buktinya.
Sudahla... sudahla.. sudahla...
Semua kepercayaan ku semuanya telah hilang untuknya!
Karena orang yang sangat setia sekali dia disakitin semuanya bakal hilang !
Karena orang yang sangat percaya sekali dia di bohongin semuanya bakal hilang !
Menunggu sesuatu yang tak pasti !
Menunggu seseorang yang sama sekali tidak menungguku !
Memikirkan seseorang yang sama sekali tidak memikirkanku !
Mengabaikan semua orang yang memperdulikanku hanya demi dia !
*
3tahun sudah aku belajar moveon !
kita tidak pernah pacaran tapi karena janji yang terlalu sering diucap yang membuatku selalu menunggunya.
akhirnya aku sudah moveon beneran.
semua pertemanan yang berhubungan dengan dia semuanya ku hapus.
bertemu dengan seorang teman.
sering berjalan berkeliling untuk melupakan semuanya tentang dia.
perlahan-lahan pikiran ku tentang dia dibawa oleh angin pergi jauh terbang tinggi.
Dan dari kerjadian tersebut yang bisa membuatku untuk tidak mudah kenal sama cowok, cuek dengan cowok, karena takut suatu yang dulu terjadi akan terjadi lagi.
*
Namun ketika ini hati telah kepincut oleh seseorang tiba-tiba dia muncul kembali, yang telah sekian lama menghilang, lalu datang tanpa diundang dan diharapkan kembali.
Bingung mau bersikap bagaimana?
Mau jahat tapi dia selalu berbuat baik kepadaku dulu.
Mau bersikap baik tapi aku bingung orang yg bisa bikin hatiku kepincut apa memiliki rasa yang sama sepertiku? entahla bingung.
Selalu menjaga perasaan seseorang yang tak tahu perasaan seorang tersebut untuk siapa hmm.
Tapi hati ini harus tegas!
Hati ini harus pasti!
Mau pilih yang mana?
Aku tahu dia orang yang baik sehingga bisa membuatku bahagia dulu.
Tapi dia juga orang yang bisa membuatku terpuruk sekian lama.
Aku tak akan bisa kembali dengan seseorang yang pernah menyakitiku.
Yang membuat hidupku seperti tak ada tujuan.
Yang membuat mataku menjadi buta seperti tak ada lagi orang yang lebih baik darinya.
Tertutup sudah hati untuk orang lain karenanya.
Namun jalan dan angin yang membawaku terbang ke hidup yang baru.
Dan melupakan semuanya yang pernah terjadi dulu.
Aku sekarang mencoba apakah aku sudah moveon?
Dengan caraku melihat potonya.
Dengan caraku melihat semua statusnya dulu.
Dengan caraku membaca postingan lamaku dulu dan dia.
Dan ternyata perasaanku biasa saja.
Sepertinya aku telah moveon.
Dan bisa untuk melanjutkan sesuatu yang baru.
Namun aku tak ingin sekarang.
Karena aku butuh sesuatu yang serius suatu saat nanti.
Agar pikiran ini tidak akan melupakan seseorang yang pernah baik namun akhirnya menyakitkan.
Agar hati ini tidak tersakiti lagi.
Karena cukup sekali aku merasakan namanya terpuruk.
Karena aku belajar dari masa lalu.
Dan orang cerdas tidak akan mengulang kesalahan yang sama.
Dan orang cerdas tidak akan bersama dengan orang yang dulu.
Dan orang cerdas tidak akan percaya lagi dengan janjinya.
Mari semuanya MOVEON !
Karena aku sadar betapa bodohnya aku memperjuangkan seseorang yang sama sekali tidak pernah memperjuangkanku yang bahkan tidak pernah menjadikanku satu-satunya di hidupnya.
Aku hanya berhati-hati dengan hati karena sekali aku remuk lagi waktu takkan sanggup mengobati.
Karena sesuatu yang pergi, meskipun kembali ia tak akan pernah sama lagi.
Moveon doesn't mean you will forget all the memories. You will still remember it, but it doesn't effect you anymore !!!

Kamis, 11 Juni 2015

Orang Dipinggir

Keringat bercucuran
Darah terhisap
Tubuh terkikis
Warna kulit menggelap
Air mata pilu
Menghadapi kehidupanku
Yang tidak seperti mereka
Menggunakan uangnya
Tanpa melihatku
Yang harus bertarung nyawa
Menghidupi keluargaku
Inilah cerita hidupku
Orang di pinggir
***
Kamis, 11 Juni 2015 aku dan temanku mencari uang, mencari kerja kemana-mana tapi bingung mau cari kerja dimana, sekolah kita sudah tamat, dan akhirnya orang tua kita telah berhasil menyekolahkan kita walaupun sekarang sampai tingkat SMA yang belum ada gelar dibelakang nama kita. Libur telah panjang, dan kata "LIBUR" yang dulu sangat kita tunggu ketika duduk di bangku sekolah.
"Bosan dirumah"
"Bosan tanpa uang jajan"
"Bosan hanya duduk makan tidur"
"Bosan hanya kerja dirumah"
"Bosan mandi selalu siang"
"Mau jalan-jalan tidak ada uang"
"Mau nonton tidak ada uang"
"Mau makan diluar tidak ada uang"
"Mau jalan, nonton, dan makan sama pacar biar ada yang bayarin tapi gak punya pacar"(jomblo)
"Dan pacar kita juga masih minta uang sama orang tuanya kalo mau bayarin kita"
"Dan mau minta uang tapi sekarang sudah punya malu sama orang tua"
Semua itu adalah pikiran kita?
Mencari barang dirumah, bingung apa yang harus dijadikan uang huh -_-
Mau buka usaha tapi bingung gak ada modal huh -_-
Orang tua mikirnya selalu seperti ini "belajar nak! kuliah yang benar! kuliah di perguruan tinggi negeri! sekolah dinas!"
Orang tua itu sebenarnya lelah mencari uang dari seribu, puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan, miliyar, dan triliun. Tapi orang tua hanya minta belajar nak!belajar nak!belajar nak!.
Tapi setiap hari belajar kan juga bosan huh -_-.
Orang tua juga selalu mikir
"Jika anakku belajar maka ia akan pintar, jika anakku pintar maka ia akan mendapatkan nilai besar. jika anakku mendapatkan nilai besar maka ia akan mudah di tarik oleh perkerjaan".
Tapi banyak orang pintar dan sampai sekarang hidupnya belum tentu berkecukupan bisa jadi orang pintar hanya fokus pada belajar, sekolah, kuliah, karir, lalu jodoh.
Karena mereka hanya fokus pada satu pusat, tapi pusat tersebut tidak berkembang sehingga mereka ketinggalan alur kerjanya.
***
Baiklah inilah cerita kami :
Langit hari ini memang sedang mendung, tapi dia memintaku menemaninya mencari uang dengan cara mencari kembang.
Ini bukan kembang desa!
Ini juga bukan kembang perawan!
Tapi kembang kuburan :-)
(Jangan takut dulu dan jangan berhenti dulu membacanya)
Dia tinggal dengan kondisi rumah lantai tanah, atap seng, dan dinding kayu, ketika hujan rumahnya akan bocor, dan perkejaan ayahnya hanya sebagai seorang penggali kuburan, dan ibunya sebagai seorang rumah tangga. Dan dia pun ingin kuliah, tapi orang tuanya tidak punya biaya untuk mendaftar SBMPTN dan UMPN.
Tapi, kondisi hidupnya yang seperti itu bukan berarti harus membuatku menjauh darinya tetapi aku semakin dekat dengan dia.
Karena dia adalah wanita paling kuat dan paling beda dari wanita lain.
Hidupnya yang sederhana..
Penampilannya yang biasa saja..
Dan tingkahnya tidak seperti wanita zaman sekarang..
Wanita zaman sekarang wajah cantik karena makeup
Dan tanpa berpikir makeup tersebut akan merusak wajahnya
Hidup wanita zaman sekarang biasa saja
Tapi diluar rumah menjadi luar biasa
Biarkan saja cantik natural
Bersinar dengan air wudhu
Pakai make-up itu boleh
Tapi sewajarnya dan seperlunya.
***
Kita sudah temenan selama 6tahun, karena dari SMP kita 3tahun sekelas tapi sayang sekali tidak pernah sebangku dan tidak akrab. Mungkin dulu karena sifatnya yang masih egois, cuek, gengsi, mulutnya ngerocos, sensitif, mudah marah, dan tidak mau mulai deket sama aku.
Mungkin dulu karena aku sifatnya yang terkenal sombong, cuek, kalo bergaul ya lihat-lihat dulu orangnya, suka milih-milih, tidak mudah bergaul, selalu duduk didepan, pelit, pendiem, dan banyak buruknya. ITUKAN DULU! SEKARANG SUDAH BERUBAH!
Manusia itu memang aneh ya, zaman SMP sifat yang belum dikendalikan, sifat yang masih anak-anak, belum mikir panjang, dan belum dewasa. Tapi terkadang suka heran sama orang-orang yang sudah dewasa dan tua tapi sifatnya masih buruk ya? Mungkin mereka merasa lebih nyaman dengan sifatnya, dan mungkin juga mereka punya cara sifat baik sendiri dengan orang tertentu.
***
Aku pergi kerumah dia, menjemput dia untuk pergi ke Sungai Lais mencari kembang, sebenarnya aku takut bermotor ke Sungai Lais karena banyak begal, namun temanku punya keluarga di Sungai Lais sehingga warga disana tidak membegalku. Kerumah warga yang dirumahnya memiliki tanaman kembang, menggedor rumah mereka untuk membeli kembang karena minta saja tapi ambil banyak kan malu hehe...
Memetik kembang, kembang yang tinggi kami memanjatinya, tanpa berpikir ada ulat bulu ditangan, ada cacing di kaki, ada nyamuk yang menggigit, dan ada hujan yang mulai mendatangi kami. Yang kami cari adalah uang tapi yang kami rasakan adalah kebersamaan. Andai ketika masih SMP kita sedekat ini hehe :-D.
3kantong asoy besar sudah penuh dengan bermacam-macam kembang..
Orang-orang pada menonton kita karena kita memetik kembang banyak sekali, dan mereka berpikir
"Mungkin ini cewek berdua abis terkena santet sehingga harus mandi kembang"
"Mungkin ini cewek berdua adalah keturunan Suzana"
Padahal kita memetik kembang sebanyak itu untuk jualan di kuburan ya karena sebentar lagi bulan puasa, para penziarah semakin banyak berkunjung, dan semakin banyak rezeki kita.
Kita kembali pulang kerumah nenek temanku yang jaraknya tak jauh dari kita memetik kembang
Rumah panggung
Dinding kayu
Lantai kayu
Halaman tanah becek
Sebenarnya temanku hanya ingin berpamitan dengan nenek dan kakeknya, dan aku hanya menunggunya dimotor karena didaerah situ suka terjadi kemalingan motor
Ku kira hanya sebentar
Dan ternyata sangat lama
Suara hujan sedang lomba lari di langit terdengar olehku
Dan aku bingung mau parkir motor dimana
Karena kondisi jalan yang hanya lurus satu arah
Dan di kanan kiri kumbangan dan rawa-rawa
Mau mutar sangat susah sekali
Hujan mulai turun sangat deras sekali
Memukul badanku
Temanku tanpa menggunakan sendal mengijak tanah becek
Membantuku untuk memutarkan motor
Kita berdua mandi hujan bareng
Akhirnya motorku bisa mutar
Walaupun harus masuk kumbangan
Celana mulai kotor
Dan aku memarkirkan motorku
Didepan rumah tetangga neneknya
Temanku kembali kerumah neneknya dengan basah-basahan
Dan aku mulai menuju rumah neneknya dengan berlari
"Ica...Ica...awas licin, becek, awas kepleset" (jeritnya diatas rumah panggung)
"Hujan...hujan...aahh basah..basah..."(jeritku sambil berlari)
Tiba-tiba kakiku tidak berteman dengan tanah tersebut
Aku pun terpleset di kehujanan
Pantat kananku sakit
Dan tangan kananku juga keseleo
Aku ditertawakan oleh anak-anak TPA yang sedang berteduh
Dan temanku tertawa puas dan lalu turun dari rumah panggung tanpa bersendal menarikku
Tapi ketika aku terpleset aku tidak merasakan sakit
Aku hanya tertawa karena tingkahku membuat orang sekitarku tertawa hahaha
Kita berdua seperti film di India
Hujan-hujanan berdua
Bertarikkan membantuku berdiri
Di kanan kiri kembang-kembang
Namun sayang sekali kita adalah sama-sama wanita
Huuhu dingin rasanya kita berdua sangat butuh kehangatan dan kasih sayang wkwk :-D
Celanaku kotor, tanah menempel dicelanaku
Temanku membersihkan celanaku dengan kain yang diberikan oleh neneknya
Dan karena sibuk memikirkan celanaku tanpa di sadari bahwa kaki kita digigit linta
Kenyang itu linta makan darah B
Celanaku sudah bersih
Kita pun masuk dirumah neneknya...
Seperti terasa di dusun rumah panggung seperti ini
Kita meminum teh hangat yang dibikin oleh neneknya
Sambil tertawa karena aku kepleset tadi
Dan cerita sambil menunggu hujan berhenti
***
Hujan telah berhenti, tapi baju kita berdua masih basah
Kita pun pergi untuk mencari daun pandan
ya daun pandan untuk dijual juga di kuburan
Daun pandan sudah kita ambil ya sangat banyak sekali
Aku mengantarkan dia pulang kerumahnya untuk menaruh semua kembang dan daun pandan dirumahnya
Dan baju kita berdua masih basah
Kita pergi ke Bakso Gersik
Untuk mencari sebuah kehangatan wkwk
Hangatnya bakso 10ribu
Membuat tubuh kita menjadi lumayan hangat
Dan rasanya sangat nikmat
Karena aku di traktir oleh dia
Karena dia ulang tahun
Dan uang tersebut hasil kerjanya sendiri menjual kembang dikuburan
Bakso pun sudah habis
Lalu kita berdua melihat cewek dan cowok yang pacaran lagi makan bakso berdua
Dan kita berdua mulai mengkhayal
"Kapan ya bisa jalan sama cowok?"
"Kapan ya bisa makan sama cowok?"
"Kapan ya bisa dibonceng sama cowok?"
"Hmm pengen tapi sayang jomblo"
Pasti bakalan terjadi, tapi nanti hehe :-D
Setelah makan bakso...
Kita pun pergi ke MM (Murah Meriah)
Untuk membelikannya kado
Ketika di MM
Aku menyuruhnya pilih aja mau yang mana
Padahal uangku hanya 38000 hehe
"Nah ca ini baju bagus" (katanya)
"Bentar, aku lihat harganya, yaah jangan duit aku dak cukup ini 82000" (kataku)
"Nah yang ini mau baju tidur, harganya 45000, tapi tambahi ye duit 7ribu"(kataku)
"ndak ah, aku pingin yang bisa di bawa jalan-jalan"(katanya)
"yasudah terserah mau yang mana" (kataku)
Tiba-tiba dia melihat sajadah, jilbab, mukena atau mungkin hatinya mulai tersentuh dan ingin tobat
"Nah ca mukena, tapi 51000"(katanya)
"nah sajadah 31000, mau dak?"(tawarku)
"Nah aku galak ca, aku pingin tobat"(katanya)
"Nah kalo sholat pakek sajadah ini kan bisa doai aku abis sholat"(kataku)
Akhirnya dia mengambil sajadah tersebut, semoga dia benaran tobat ya allah amin hehe
Ketika di lantai bawah, ternyata ada boneka
"Nah aku pingin boneka minnie mouse ca"(maunya)
"Ambilah harganya 38000, tapi pilih mau sajadah atau boneka"(tanyaku)
Dia pun mulai bingung
Tangan kanan memegang sajadah, dan tangan kiri memegang boneka
"Ca dua-duanya"(pintanya)
"tapi duit aku dak cukup"(jujurku)
"Yasudah aku boneka saja, biar bisa inget ica kalo lihat minnie mouse"katanya..
"Hehe aku kan imut wkwk"pujiku
"Ndak ah minnie mouse imut nian, beda dengan wajah ica"ejeknya.
Dia pun bingung mau yang mana -___-
Dan akhirnya dia mengambil boneka minnie mouse tersebut.
Waktu sudah malam dan mulai isya..
Aku mengantarkannya pulang
Namun sayang sekali besok aku tidak bisa ikut berjualan kembang dikuburan
Karena aku harus belajar ikut test sekolah dinas
Mungkin setelah tanggal 16 aku bisa menemaninya
Ketika aku sampai dirumah dia menelponku dan dia sangat perhatian sekali denganku.
***
Aku berteman dengan dia karena sederhananya
Aku berteman dengan dia karena dia yang menyadarkanku
Apa arti kesederhanaan
Apa arti susahnya mencari uang
Apa arti kehidupan
Terik panas matahari melihatku mencari uang
Hujan dingin basah menyelimuti tubuhku
Dan kita juga bisa tahu
Carilah uang sehalal-halanya
Walaupun kita merasa malu
Tapi di mata diri kita sendiri
Kita bisa menyadarkan orang lain
Dengan cara kita sederhana
Orang tua punya harta
Orang tua punya gelar
Orang tua punya tahta
Sebaiknya tak usah kita pamerkan
Agar kita tahu
Siapa teman kita sebenarnya?
Dan siapa jodoh kita sebenarnya?

Selasa, 09 Juni 2015

Perjuangan SBMPTN


SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
Selasa, 09 Juni 2015 seluruh alumni SMA/MA/SMK mengikuti SBMPTN. Pukul 07.00 WIB semua perserta harus ada di lokasi. Namun aku masih sedang berkeliling di jalanan Palembang, muter-muter daerah sekip -_-.
Mungkin aku lupa arah jalan Palembang?
Mungkin terlalu lama ngejomblo sehingga pergi sendirian dan mengendarai motor sendirian tanpa di bonceng dan gratis wkwk...
Yookk kita mundurin alurnya :
Besok test SMBPTN dimulai, dari pagi sampai sore aku berjalan dengan temanku melihat lokasi SBMPTN, sedangkan aku lokasi di SMAN 10, temanku di SMPN 18, 17, pascasarjana, dll...
Ketika aku melihat lokasi punyaku, aku hanya berkeliling di SMAN 10, melihat-lihat suasana lokasinya, ternyata SMAN 10 itu adem banget dan itu seperti sekolah alam... SMAN 10 adalah sekolah ayahku dulu!
Ketika aku melihat ruangan dan nomor dan ternyata aku lupa nomor aku berapa -_-.. yang aku ingat hanya ujungnya yaitu "5", angka favoritku adalah 5 dan semoga angka tersebut adalah angka keberuntungan amin!
Setelah aku dan temanku berkeliling mencari lokasi di SMPN 18, 17, pascasarjana, dan SMAN 10, kita berdua pulang. ya seperti biasa aku adalah tukang ojek yang tidak dibayar dan dia adalah penumpang yang tidak pernah bayar wkwk :D. Bibir kita berdua udah mulai kering, langit-langit lidah sudah sangat haus sekali. Kita berdua pergi ke BKB (Benteng Kuto Besak) mencari minuman. Kita bercerita berdua seperti orang pacaran padahal sama-sama cewek, sepertinya cerita kita berdua sangat menyedihkan, seolah kaki telah melangkah jauh, wajahnya telah berpaling arah, tubuhnya telah dibawa alur kehidupan.. ya karena kita udah tamat, jika ke sekolah hanya ada perlunya, dan itu juga untung-untungan bertemunya, ya mungkin kita bertemu lagi ketika mau ambil ijazah ^_^.
Langit mulai gelap, azan ashar dari masjid agung berkumandang, minuman telah habis, jika ingin semua cerita masa lalu diceritakan ya hujan semakin deras. Aku pun pulang dengan motorku, dia juga pulang dengan angkot kuning menuju kertapati.
***
Ketika sampai di rumah hujan mulai turun sangat deras, ternyata aku mengendarai motor sesuai dengan waktunya. Semenjak aku mulai berani mengendarai motor kembali aku ingin sekali menjadi seorang Pembalap karena dulu sempet vakum dan trauma dari motor karena dulu ketika kelas 7 SMP kecelakaan, motor kepelanting, tubuhku juga kepelanting tapi alhamdulillah tubuhku tidak kenapa-napa hanya motor saja yang lecet parah :-D.
yasudahla masa lalu...
hmm lanjut cerita ke perjuangan SBMPTN !
Ketika malam tiba, aku ingin sekali tidak belajar agar otak besok mengerjakan soal-soal SBMPTN agar segar!
Namun aku masih penasaran dengan soal-soal yang belum aku kerjakan, akhirnya aku mengerjakannya sampai jam setengah 12..
Aku mulai tertidur tapi hanya sekitar 30menit, aku memutuskan untuk shalat istikharah dan tahajjud agar diberi petunjuk oleh Allah ketika menjawab soal-soal SBMPTN!
"Karena usaha saja tidak cukup jika tanpa DOA"!
Aku membaca lagi soal-soal tentang SOSHUM karena aku mengambil IPC.
Karena sejarah ada masa lalu, enggan sekali mataku melihat kejadian masa lalu karena takut gagal moveon wkwk :-D akhirnya tulisan SOSHUM tersebut membuatku terbang dalam mimpi diatas kasur.
Suara azan shubuh berkumandang karena rumahku dekat dengan masjid, tapi entah kenapa setan sangat kuat sekali menutup mataku dan mengkunci tubuhku agar aku tidak bangun dan mengambil wudhu.
Ibuku selalu membangunkanku, tapi telingaku saja yang mendengar, dan tubuhku tidak bergerak.
Ketika pukul 05.30 WIB aku pun memaksakan move up dari tempat tidur, pergi ke kamar mandi ambil wudhu lalu sholat, ketika setelah sholat ya seperti biasa selalu mengecek hp apakah ada bbm yang masuk? atau line? atau sms? ternyata ada tapi bukan sesuatu yang penting.
Aku pun segera mandi pukul 06.00 dan selesainya 06.10. Ya karena aku itu orangnya sangat ringkas. dan cepat mandi saja hanya 10menit tapi bersih kok. Pukul 06.25 aku berangkat dari rumah, dan berpamitan dulu sama orang tua, kakakku, dan adikku.
Aku merasa peralatanku sudah lengkap untuk SBMPTN dengan mengucapkan
"Bismillahimajrohahwanursahainnallahaghofurrurrohim"
Perjalanan pun lancar, ketika di lampu merah angkatan 66 aku melihat tasku ternyata aku lupa membawa papan ujian dan aku bingung aku mau pulang tapi jauh, aku mau kerumah sepupuku diangkatan 66 tapi harus mutar melewati Aston, akhirnya aku belok ke arah sekolahku disana ada rumah temanku ternyata berkali-kali aku mengetok pintunya dianya sudah tidak ada dirumah -_-, aku pun keliling pasar sekip ujung bingung mau kerumah siapa.
Dan aku akhirnya memutuskan untuk kerumah sepupuku yang ada di angkatan 66 samping musholla annur didepan TK Kartika II-IV. Papan ujian pun telah aku pinjam, aku melihat jam ternyata pukul 07.00 WIB. Astaga ujian telah dimulai, akhirnya aku mengendarai motor dengan kecepatan 80km/jam ke atas.
"Apakah aku akan jatuh lagi dari motor seperti kelas 7 SMP dulu?"
"Apakah aku tidak memikirkan kondisi tubuhku?"
Yang hanya aku pikirkan adalah
"SBMPTN!SMAN 10!"
Lampu merah aku terobos, dan polisi itu hanya tercengang melihatku, dan mobil dan motor mulai berkelakson karenaku, jalanan macet pun aku selip-selipkan, walaupun harus tersenggol kaca mobil orang tapi aku tak perduli wkwk :D.
"Egois sih? iya emang! tapi gimana lagi aku udah telat huh -_-"
"Disitu kesabaran dan tanpa mikir panjang di buktikan" :-D.
Ketika sampai di SMAN 10 aku sampai pukul 07.09 WIB..
keren sekali dari angkatan 66 ke SMAN 10 waktunya 9 menit hehe :-D.
Ketika aku mau memarkirkan motor ternyata pagarnya di kunci oh astaga -___-
Aku memarkirkan di depan, ya aku percaya sajalah dengan satpam tersebut.
Ruangan aku pun belum tahu masih mencari-cari, aku dimarahin sama satpam dan pengawas tersebut karena papan ujian -__-.
Akhirnya aku bertanya dengan pengawas.. ruangku ada di gedung baru dibawah sekali, yang lokasinya dekat sekali dengan SMPN 18. Ruang 21 itulah ruangku..
Kletak kletok sepatuku berjalan mengganggu konsentrasi mereka..
Ketika aku masuk ruangan, semua peserta telah mengerjakan biodata..
Dan ternyata yang sangat ngesek sekali! kesel! bete! adalah papan ujian yang membuatku telat, ketika aku mengerjakannya tidak dianjurkan menggunakan papan ujian karena mejanya yang bagus bukan dari kayu -_-. hadeeehhh -___-
***
Aku pun duduk dibelakang sekali, nomor kursi 15. Suasana adem, karena jendela yang terbuka melihat SMPN 18 entah siapa dan apa yang aku lihat di sana sehingga membuat otakku konsentrasi dan tenang hehe :D.
Tiba-tiba aku lupa mematikan handphone dan menaruhnya didalam tas sehingga membuat handphoneku berbunyi, dengan secara diam dan tanpa ada cctv diruangan aku mematikan handphoneku.
Entah kenapa aku sangat mengantuk sekali mengerjakannya -___-
Aku pun mulai tertidur sejenak...
Kletak kletok sepatu pengawas wanita itu membangunkanku..
Ya kerjakan sajalah walaupun mengantuk..
"Ica..ica.. sudah telat, sampai di ruangan malah tidur, apa kata pengawas?" :-D
Semoga saja pengawas tersebut tidak mencatat namaku :=))
Sesi 1 pun telah selesai tapi aku sudah tidak mengantuk lagi huh
aku pun bertemu banyak dengan teman-temanku..
ya mulai dari teman SD, SMP, SMA, dan tetangga..
tapi aku bingung ketika mereka menegurku aku selalu menjawab
"Siapa ya? siapa? serius aku gak kenal".
Ketika mereka menyebutkan namanya dan akupun mulai ingat..
Mungkin karena ini otak terlalu serius mengingat mata pelajaran maka sebuah nama teman-teman pun telah terbuang di memori otak.
Teman-temanku kadang suka bingung sama aku ya karena aku ini mungkin orangnya merasa tidak puas ya! dan selalu penasaran dengan sesuatu!
Sebenarnya aku itu udah lulus jalur undangan di salah satu perguruan tinggi negeri di Depok tapi aku merasa tidak puas saja ya karena jalur undangan itu diterima berdasarkan raport tetapi nilai-nilai diraport itu tidak sesuai dengan kemampuan kita!
ya seperti contoh nilai ulangan asli di LJK dapat nilai 78, tapi diraport menjadi 95!
kan hebat!
Dan aku juga ingin merasakan hasil jerih payah aku sendiri, belajar sendiri, menjawabnya sendiri, mengerjakan soal-soal SBMPTN secara langsung dan tahu oh ini soal-soalnya tanpa penasaran lagi!
Karena hidup itu gak bisa puas sampai begitu saja! Tapi kita harus lebih puas jika mendapatkan yang terbaik dari hasil nilai murni tanpa ditambah-tambahkan! Dari situ kita bisa melihat kemampuan otak kita sampai dimana?
Seneng ikut SBMPTN ya karena aku bisa merasakan peningnya kepala bersama perserta SBMPTN yang mengerjakan soal-soal, dan dari SBMPTN itu juga aku bisa bertemu dengan teman-temanku! Dan aku juga bisa membuktikan dengan semua orang jika aku tidak hanya mengandalkan nilai raport yang tidak murni tapi mengandalkan otak yang menghasilkan nilai murni!!!
Semoga aku lulus SBMPTN dan para pembacanya juga amin!

Selasa, 02 Juni 2015

Tak Selamanya

Tak selamanya hidupmu akan mulus
Tak selamanya hartamu akan terus menerus
Tak selamanya jalan hidupmu selalu lurus
Yang kau miliki bukan segalanya yang aku mau
Yang kau inginkan bukan mauku
Itu semuanya adalah MAUMU!

Kau yang menginkan aku
Namun kau yang tak pernah mendengarkanku
Nafsumu membuatku semakin percaya dengamu
Maka dari itu aku ingin kau menjadi apa yang ku mau

Hidup itu hanya mengikuti alur yang terus berjalan sampai kapan hidup kita akan berhenti!
Namun hidup tidak akan pernah berjalan jika manusia tersebut tidak akan menggerakan tubuhnya!
Dulu...
Engkau mengejarku...
Dengan segala tipu muslihatmu...
Engkau berhasil menghipnotisku...
Untuk bisa denganmu...
...................................................................................................................................................................
Daun selalu bergoyang dan pohon tidak pernah bergerak
Angin sepoi-sepoi yang bertiupan menggoyangkan mata ini
"Namamu siapa?'', katika mulutnya berbicara
Entah kenapa dulu aku tak tertarik dengannya?
Mungkin karena dia terlalu mudah untuk menyapa wanita?
Aku hanya ingin dengan laki-laki yang tak mudah mengulurkan tangannya hanya untuk berpegangan tangan agar bisa tahu namaku!
Namun bulu mataku tak bisa ke atas bawah
Bola mataku tak bisa bergerak kanan kiri
"Nisa", aku telah terhipnotis olehnya
Entah kenapa aku tak bisa membaca sisi buruk sifatnya
Dan yang hanya ku lihat semuanya baik
Inikah yang namanya cinta?
Atau hanya nafsu sesaat yang digoda oleh setan?
Apakah benar aku yang jatuh cinta?
Apakah iya setan bisa jatuh cinta?
***
Obrolan kita semakin asyik...
Ini mulut terbuka lebar untuk tertawa ketika memandang tulisan yang tidak bergerak namun entah mengapa tulisan tersebut membuatku tersenyum tak tertahankan
Mungkin bahasa vickynisasinya telah menghipnotisku
Terus menerus...
Malaikat pun telah berusaha untuk menyadarkanku...
Namun setan selalu berusaha menjerumuskanku...
Dan akhirnya kita berdua pun pacaran!
***
"Kamu mau makan apa?", tawarnya.
"Bakso yang disana aja", jawabku.
"Gak usah, kita ke cafe' atau resto gimana", tawarnya.
"Aku gak bisa makan yang kek gituan", jawabku jujur.
"Kenapa?", tanyanya bingung.
"Aku gak bisa pegang sumpit, ibuku juga gak pernah masak yang seperti makanan itu, harganya mahal, dan ada pajaknya", alasanku.
"Tapi makan bakso kita udah sering", jawabnya.
"Tapi bakso ngenyangin dan murah", jawabku.
"Ayoo sekali-kali ya kita makan di cafe atau resto", pintanya.
"Ya udah ayok", jawabku.
Sebenarnya aku belum pernah makan di tempat cafe atau resto yang seperti itu ya karena melihat dari tempatnya aku sudah sangat takut untuk menginjakkan satu kaki disana...
Karena semua yang parkir disana mobil di atas 1500CC semua
Wanita dengan pasangannya yang kaya
Kulit mulus putih tanpa noda
Namun dosa berwarna
Makanan pun datang... Hmmm wanginya makanan tersebut memang sangat nikmat...
Dirumah tidak pernah ada wangi aroma seperti ini :-D
Tetapi apakah rasanya akan lebih enak dari masakkan Ibu dirumah?
Bagaimana aku bisa merasakan masakkan ini?
Cara makannya saja aku tidak tahu -__-
Cara pegang sumpit saja aku tidak tahu -__-
Ya... Tuhaaaan...
"ayo dimakan", suruhnya.
"iya,.. tapi.. aku...", maluku untuk berkata
Aku selalu memperhatikan bagaimana cara tangannya memegang sumpit.
Bagaimana cara dia memakannya?
Ternyata memperhatikan cara dia memegang sumpit tidak semudah aku memperhatikan guru menjelaskan pelajaran Matematika di kelas -__-
"kamu gak suka makanan ini?", tanyanya.
"suka, tapi aku.... gak bisa pegang sumpit", bisikku.
Dia terus mengajarkanku agar aku bisa pegang sumpit.
Namun aku tak bisa!
Lebih baik aku menangkap belut yang licin tapi aku bisa menangkapnya
Tapi aku tak bisa memegang sumpit yang benda mati
"ya udah kamu pakai garpu aja", suruhnya.
Sungguh.. aku sangat malu harus makan pakai garpu sedangkan yang lain pakai sumpit
Tapi ketika aku memakai garpu, makananya jatuh -__-
Dan baiklah kembali ke Sunnah Nabi
"MAKAN PAKAI TANGAN"
Dan ternyata rasa makanannya sangat tidak enak -_-
Enakkan makanan masakkan Ibu
Dan harganya pun diatas 100ribu.
Itu makanan atau hp senter?
***
Pacaran kita terus lanjut ketika tamat SMA
Mungkin disini kita akan berpisah
Disini kita mulai menentukan masa depan kita masing-masing
Berjodoh ketika kita sukses!
Namun kenyataannya.....
"duar...treetetet...gogogoooaaaallll", mainan itu berbunyi lagi.
Terus asik bermain PS di kamarnya tanpa ada buku sedikit pun..
Ada buku tapi semuanya komik Naruto -_-
"mandi sana! ayook kita belajar!", suruhku
"bentar lagi, 10menit lagi", asyiknya dia.
"ini waktu udah mulai siang, tadi di sms katanya iyaa udah mandi tapi ternyata belum", marahku.
"kamu ikut aku main PS ya", ajaknya sok manis.
"GAK!, cepet mandi", suruhku.
Listrik tiba-tiba padam..
Dia pun mulai masuk ke kamar mandi...
"Bik, minta air hangatnya", teriaknya kepada Pembantunya.
"listrik mati den", jawab pembantunya.
"tapi ini airnya dingin bik", sensitifnya.
Dan pembantunya pun memasak air, karena dia itu orangnya sangat manja, gak bisa mandi pakai air dingin, padahal itu air gak dingin, anak cowok satu-satunya, dan anak bungsu mungkin karena itulah hidupnya selalu dimanja oleh orang tuanya dan harta orang tuanya yang menyelimutinya.
***
Belajar pun dimulai!
Kita belajar Matematika, memang dia itu sangat tidak mengerti pelajaran matematika jangankan matematika semua pelajaran saja dia tak ada yang mengerti.
Aku pun mulai menjelaskan selama 15menit.
Aku kira dia mengerti sambil memegang hpnya.
Aku pikir dia memegang hpnya menggunakan kalkulator.
Ternyata "fire...fire...fire...", game COC -__-.
"Kamu tadi sholat shubuh gak?", tanyaku.
"sholat kok", jawabnya.
"sholatnya berapa rakaat tadi?", tanyaku gak percaya.
"empat", jawabnya.
"tuh kan sholatnya bolong lagi!!!", keselku sama dia.
"itu sholat isya' semalam", jawabnya ngeles.
"kamu itu harus BELAJAR! RAJIN SHOLAT! CARI DI INTERNET PENDAFTARAN SEKOLAH DINAS atau apalah! jangan main terus! katanya mau serius sama aku? Tapi untuk masa depan kamu aja, kamu gak pernah serius bagaimana sama aku?", tanyaku serius.
"he eh he eh", jawabnya yang masih asyik dengan game COC.
Hpnya ku ambil
"yaahh yank aku kan lagi war", sedihnya.
"tapi kamu sekarang lagi war juga sama soal-soal", marahku.
"percuma juga aku war sama soal-soal, aku juga gak pernah ngerti", jawabnya.
"makanya ayok belajar sama aku!", ajakku.
kita pun belajar bareng berdua! dengan mulutnya yang terus menguap, matanya yang ngantuk.. memang sungguh aku tak tega jika harus melihatnya tersiksa dengan tingkahku tapi bagaimana lagi dia kan cowok! seharusnya semangat cowok itu lebih besar daripada semangat cewek!
"kamu SBMPTN udah daftar?", tanyaku.
"udah", jawabnya menguap.
"ambil jurusan apa?", tanyaku.
"jurusan @%$^*#!^$#)", jawabnya.
"Kenapa jurusan itu?", tanyaku kesal.
"Yaaa karena aku suka, kuliahnya santai", jawabnya santai.
"Itu akreditasinya masih C, terus jika kamu tamat kuliah gak ada yang mau terima jurusan kamu!", marahku.
"Kerjaan papa kan masih ada! jadi aku nanti yang nerusin semuanya", jawabnya santai.
"hidup itu gak selamanya bisa mengandalkan orang lain!", marahku.
"umur kita masih 17tahun, masa depan kita masih panjang, orang tua kita yang udah tua aja gak seribet kita.. Kok kamu yang ribet terus sama hidup aku, orang tua aku gak pernah ribet dengan hidupku!!! mereka anteng-anteng aja", marahnya balik.
"aku itu cuman pingin yang terbaik untuk kamu! ya wajar orang tuamu gak pernah ribet sama hidupmu ya karena kamu itu manja, orang tuamu sibuk mengurusi kerjanya untuk masa depanmu, semestinya kamu itu sadar! bukannya tambah menggeledar gak jelas seperti ini", marahku.
"Kamu itu lama-lama melebihi orang tua aku! kamu itu hanya sebatas PACAR! gak lebih! jadi kamu gak berhak ngatur hidup aku! inget takdir dan nasib manusia itu ada ditangan TUHAN bukan ditangan kamu!", marahnya keselnya.
"tapi Tuhan bisa merubah semua takdir dan nasib umatnya kapan saja jika manusianya mau berusaha!", marahku balik.
"Iya nanti", jawabnya...!
"ya udah, PLN dan polisi udah buka buruan kamu daftar, semua berkas nanti aku yang urus", caraku meredamkan suasana.
"aku itu gak minat ikut PLN dan Polisi! kok kamu terus-terusan ngotot maksa aku? kamu aja sana yang ikut testnya!!!", marahnya lagi.
"PLN itu syaratnya untuk cowok! kalo ada syaratnya cewek pasti aku udah ikut! Polisi tinggi badan aku gak nyampe 160cm!!!", marahku.
"tapi aku males! aku gak minat! biarkan aku sendiri yang memilih hidupku mau bagaimana? jalan masa depanku bagaimana? ngerti!!!", katanya tajam.
"ya udah, kalo begitu kita PUTUS!", jawabku terakhir.
Memang sulit ingin mengatakan kata PUTUS tapi bagaimana lagi, hidup kita berdua emang beda, harta kita juga selisihnya beda, derajat keluarga kita juga memang beda, karena hidupmu yang sudah sangat cukup itu bisa membuatmu sangat malas untuk berusaha!
Memang aku cerewet! Memang aku suka ngatur hidupmu! Tapi, kamu tahu sendiri aku cerewet dan aku ngatur ya untuk kamu juga! Hidupmu yang sangat manja sangat sulit untukku untuk merubah hidupmu menjadi mandiri! Hidup tanpa uang orang tua! Hidup tanpa harta orang tua!
Andai kamu tahu umur kita udah 17tahun, kita udah tamat SMA..
Mau minta uang 1000 sama orang tua saja udah sangat malu sekarang!
Apalagi nanti umur kita yang terus bertambah!
Sebaiknya kita MIKIR! Udah berapa lama ya orang tuaku kerja? Udah berapa banyak ya tetesan keringatnya? Udah berapa banyak ya duit yang udah aku makan sampai aku bisa besar kayak ini!
Orang tua kita mungkin sibuk sehingga tidak bisa mengatur hidup kita!
Tapi, Tuhan kasih seorang yang bisa mengatur hidupmu!
Namun kau abaikan semua titipan Tuhan tersebut!
Dan kau lebih menerima titipan harta orang tuamu!
Biarkan semua ini berjalan dengan sendiri!
Hidup dengan mandiri!
Sukses dengan tangan sendiri!
Agar kita bisa menyadari semua yang pernah kita milikki!
Semoga kita bertemu kembali dengan hasil kita sendiri!
Dan Tuhan menyatukan kita lagi dengan kesalahan yang dulu yang telah mengubah diri!

Rabu, 12 November 2014

Pesawatku Mundur

Pesawat pergi terbang tinggi jauh
Semakin ku berlari mengikutinya makra ia pun berlari
Andai ku punya sayap sebesarmu
Pasti aku akan berada diatas melihat dunia secara jelas
Andai manusia diciptakan seperti burung
Yang mempunyai sayap dan kaki
Namun tidak mempunyai tangan seperti manusia
Andai pula hati manusia tidak mempunyai sayap
Maka hati manusia pun tidak akan terbang
Pergi jauh dibawa oleh seseorang
Dengan penuh rasa tarik ulur perasaan ini
Bertanya kepada seorang yang membawa hati ini?
Apakah hatiku selalu kau pegang ketika kau memegang tanganku dulu?
Apakah hatiku kau campakkan ketika kau berada di pesawat yang entah tak tahu jatuh kemana?
Mungkin...
Kau mempunyai hati yang lain!
Kau mempunyai hati yang menyatu dengan orangnya di dekatmu!
Sedangkan AKU?
Yang selalu menunggu kapan kau mau mengembalikan hatiku?
Hati yang kau bawa selalu membuatku tak berdaya
Merasakan apa yang tak nyata
Merasakan apa yang tak pasti
Merasakan yang tidak ada di depan mata
Merasakan sesuatu yang membuat mata ini sedih
***
 http://liamareza.files.wordpress.com/2010/09/pesawat-kertas1.jpg
***
"Aku bukan malaikat yang selalu disampingmu yang mencatat semua perbuatanmu"
Tapi aku hanyalah manusia yang sama sepertimu yang selalu berusaha menjadi seorang malaikat namun aku ditakdirkan oleh Maha Pencipta menjadi manusia.
Selama 5tahun aku berusaha menjadi seorang malaikat tapi bukan malaikat yang baik namun hanya menjadi seorang yang maha mengetahui dan bukan pula sebagai Tuhan. Istilah anak remaja sekarang ya "KEPOER".
Aku selalu mencari dimana kamu berada? Apa yang sedang kamu lakukan? Dimana kamu sekolah? Dan sampai yang paling menyakitkan Siapa DIA?...............................................................................
ayo semua para pembaca kita bernyanyi :
"sakitnya tu disini di dalam hatiku! sakitnya tu disini melihat kau ........."
sakiiiitttt......ya memang sakittt.... tapi buat apa sakit jika sekarang lagi sehat :-D.
***
-TingtungTingTung-"pesawat dengan nomor 737 tujuan Jakarta akan berangkat dalam waktu 5menit lagi".. suara wanita itu mengingatkanku berada di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang 10bulan silam.
*
"at SMB II Palembang's airport", status pembaruan bbmnya.
5tahun kurang sudah kita tidak bertemu, ya kangen bagaimana bentuknya kamu, bagaimana wajahmu sekarang, suaramu sekarang, yaaa kangeen... 5tahun kurang sudah kita tidak saling kasih kabar, berharapnya kamu itu jadi artis papan atas supaya setiap hari muncul di TV tapi dengan gosip yang menyakitkan hati.
"kamu lagi di Palembang?", balas bbmku melihat pembaruan bbmnya.
Namun sayangnya balasanku bukan muncul Delieve tapi Checklist -__-.
Ya sudahla mungkin kamu telah pergi dan pulang ke rumahmu sehingga kamu telah melupakan Palembang yang telah mempertemukan kita ya walaupun hanya sesaat dan waktunya juga tidak melebihi masa jabatan Presiden.

Dengan tubuh dengan aroma sangat menyengat sekali, dan dengan pakaian yang selalu membawaku ke kasur, dan pula dengan air suci tanpa limbah yang selalu berada didekat mulutku ketika aku tidur maka air suci itu pun jatuh ke pipiku.
"Apakah kamu telah berangkat?", pikirku.
"Mungkin sudah sampai di sana?", pikirku.
Aku menghabiskan waktuku hanya dengan berpikir dan melihat jam dinding bertiktok di depan mata.
Ku melihat di luar rumah belum ada pesawat yang lewat, mungkin kamu belum berangkat dan mungkin juga hp mu lowbet sehingga bbmku checklist -_-. Mungkin ya! Mungkin!
*
Jarak dari rumahku ke Bandara cukup jauh dengan jarak lebih dari 5km.
"cukupkah minyak motor 1liter kesana?", pikirku.
Jika jodoh maka Tuhan selalu memberi cara untuk membuat minyak motorku masih tetap 1liter walaupun perjalanan sejauh lebih 5km.Yaaa jika jodoh? Kalau tidak? Tuhan memberiku untuk berjalan sambil mendorong motor dan berjodoh dengan para jalanan :-D.
Tanpa berpikir panjang lagi, tak ada waktu untuk mandi, tak ada waktu untuk sikat gigi, tak ada lagi waktu menunggu balasan bbmnya, dan tak ada lagi waktu untuk mengisi minyak motor.
*
Dengan Bismillah ku jalankan motor ini dengan kencang, angin yang meniup tubuhku dengan aroma minyak wangi tidur dengan rasa tidur yang masih melengket di gigi.

Maceeetttt pun tiba di depan punti kayu sampai ke lampu merah Bandara -___-
Klakson pun mulai membuatku tambah tidak gerah.
Cuaca yang sangat panas pun membuat tubuhku basah bercucuran.
Dengan rasa yang sangat tergesah dan cemas.
Jam tangan silver selalu ku lihat...
Langit yang mataharinya sangat tajam dan tak sanggup mataku melihat bulai 360 derajat tapi hanya 35 derajat karena mataku yang sangat sipit, pesawat pun belum ada yang lewat.
 *
Terik panas, jalan macet, membuat para pencari nafkah jalanan semakin semangat untuk berkerja, semakin banyak kendaraan yang macet  semakin banyak pula rezeki mereka. Namun rezeki hatiku belum datang?.
Berlama-lama di macet sambil ku meratapi nasib mereka, sambil ku perhatikan pekerjaan mereka.
Berjalan mencari uang tanpa kaki
Berjalan mencari uang tanpa mata
Berjalan mencari uang menggendong balita
Berjalan mencari uang dengan merelakan harga diri
Berjalan mencari uang dengan rasa kasihan
*
Macet pun belum usai, ku buka bbm, ku lihat ada 4 pembaruan ternyata ada pembaruan dari dia
"Bismillah otw (gambar pesawat)".
Oh tidaaaakkk dia pergi, tunggu akuuu!!!
Macet jika ditunggu maka tambah macet, ya tanpa ada mikir lagi.
Motor ku jalankan, menyelip ke sana ke sini, lampu merah ku teroboskan...
Sampaikah motorku dengan gas yang telah mengedek-gedek karena bensin yang telah kosong untuk mengejar pesawat?
Jika jodoh Tuhan pun selalu memberi cara lain...
*
Dengan kecepatan 80km/jam ke atas saya pun sampai di parkiran motor Bandara dengan pakaian tidur, belum mandi, dan sandal jepit yang kebesaran, dan juga saya memarkirkan motor dengan sembarangan.
Banyak sekali orang melihatku dengan aneh, jika ku lewat banyak pula orang menutup hidungnya karena aroma tubuhku yang sangat menyengat :-D.

"Permisi...Permisi... Excuseme", ku trobos antrian
"Mbak tolong mengantri!", kata pegawai Bandara
"Iya saya tahu, tapi saya bukan untuk memesan tiket, tapi saya mau tanya pesawat ke Jakarta ke smg telah berangkat?', tanyaku.
"10detik lagi berangkat, silakan mbak ke belakang", perintahnya.
*
"10 detik lagi berangkat? ya sudahla Tuhan berkehendak lain", sedihku mengepor di lantai bandara seperti gembel.
"10"
"9"
"8"
"7"
"6"
"5"
"4"
"3"
"2"
"1"
Hitungku dengan jari! Dada i..........
"Eeee....NOL", hitung orang dibelakangku.
"Iya saya tahu setelah angka 1 pasti 0, pesawatnya pun berangkat ke awan", bicaraku sedih.
"Setelah angka 0 pasti akan ada hitungan dari 1000", kasihnya uang 1000 lecek padaku.
"Walaupun aku berpakaian seperti ini tapi aku bukan pengemis kak", tundukku tanpa melihat wajahnya.
"Kalau boleh tahu ngapain disini dek", tanya laki jaket merah dan topi merah yang terlalu menutp wajahnya.
"Menunggu makhluk Tuhan yang paling langkah di dunia ini", jawabku dengan sedih.
"Kero dek?", tanyanya.
"Iya sejenis makhluk Kero", jawabku.
"Manusia dek?", tanyanya.
"eeee", jawabku lesu.
"Kemana dianya?", tanyanya.
"Kesana", ku tunjuk langit dengan telunjuk.
"Hmm busuk nian kelek adek ini", jujurnya.
"Hehe belum mandi, ku pikir jika aku mandi maka aku akan ketinggalan pesawatnya, ternyata sama saja jika ku mandi dan belum mandi makan akan ditinggal juga", jawabku sedih.
"Siapa nama orang yang adek tunggu?", tanyanya.
"......", jawabku,
"Kakak ni bisa sulap dek, pesawat yang pergi tadi pasti bisa kembali lagi kesini dan orang yang berada di dalamnya dalam waktu 10 detik", kata pria yang baru ku kenal itu.
"Ngolake!", ceplosku.
"Yasudah jika orang yang adek tunggu tidak ketemu lagi, kakak mau pergi soalnya adek tidak percaya", cueknya.
*
Laki-laki tersebut pun pergi meninggalkanku....
Tapi aku masih penasaran, mungkin benar ya sulapnya dalam waktu 10 detik hitung mundur pesawat itu akan kembali lagi ke sini dan orang didalamnya.
"10"
"9"
"8"
"7"
"6"
"5"
"4"
"3"
"2"
"1"
"0"
Hitungku lagi!
"Ternyata aku tertipu oleh pria tersebut, sebelum aku pergi lebih baik aku mengecek bbm mungkin dia telah sampai", bicaraku sendiri.

"pesawatnya mundur", pembaruan bbmnya.
bingung maksud status bbmnya -__-.
"coba lihat ke belakang, subhanallah gantengnya", status bbmnya.
bingung juga mungkin dia sudah transgender.. oh nooo!
"jangan berjalan kedepan, tapi berbaliklah ke belakang, kamu pakek baju tidur kuning", status bbmnya.
Masih bingung maksud statusnya apa? Coba ku lihat ke belakang.
*
Laki-laki tinggi, putih, badan berisi, alis tebal...
"Haii apa kabar", sapanya.
"orang gila, kenal enggak, nanya siapa aku", ucapku.
"kamu yang gila ke Bandara belum mandi, pakek baju tidur, iler masih nempel", ejeknya.
"Dasar cewek bodoh!", katanya.
"Aku bukan bodoh! Tapi aku di bodohin", jawabku.
"Iya dibodohin sama aku", jawabnya.
"Lihat aku dengan jelas! Siapa aku?", tanyanya.
"Bukan", jawabku.
"Lihat!", perintahnya.
"Kamu arwahnya", kataku.
"Aku wujud aslinya", katanya.
"Kamu setannya", jawabku.
*cubit pipiku tembem "Lihat, aku....", ucapnya.
".......?", tanyaku.
"Iyaa sayang", jawabnya.
"...... asli?", tanyaku lagi.
"Iyaa sayaanggg", jawabnya romantis :-D.
"Kangeeeeennnnn", kataku.
"Daakk aiii busuk", faktanya,
Yaaahhh akhirnya kita berdua ketemu juga, dan saling memberi nomor hp, kita selalu smsan setiap hari, namun sayangnya 3bulan berikutnya kartu hpku hilang dan nomornya juga hilang, kita tidak smsan lagi :'(. 2bulan selanjutnya ternyata dia sudah ada yang baruuuu -__-.
Ya sudahla ikhlaskan orang yang kita sayang, jika dia bahagia kita pun bahagia.
Jika jodoh gak bakal kemana, walaupun orangnya berbeda tempat tinggal, kalo jodoh pasti ketemu toh!

Selasa, 14 Oktober 2014

ADA CINTA DI PONDOK PESANTREN

Subhanallah.... ketemu pandangan di pesantren.
Astaghfirullah pandangannya masih keinget di pikiran.
  *
Mondok di pesantren, awalnya seneng banget karena dikira nanti bakal seru-seruan bareng, cewek dan cowok memang dipisah, tapi jika untuk seru-seruan pastinya digabung bareng. Ternyata kita dipisah dengan jalan yang menyebrangi kita berdua, hanya bisa melihat dari atas dengan muka yang tidak jelas. Setiap kita ketemu, mendengarkan ceramah selalu ditutup dengan kain yang panjang dan tinggi, yang hanya bisa dilihat adalah TELAPAK KAKI -___-. Boseeenn rasanya!!!! Ini ya namanya pesantren, wajar saja jika banyak anak keluaran pesantren tidak pernah pacaran. Ya wajar, selalu di jaga oleh pengawas cewek dan cowok haram berpandangan -__-.
Setiap hari mendep didalam pondok, semuanya cewek, mau tidur juga semuanya cewek, mau mandi juga semuanya cewek. Boseeennn rasanya!!! Charger phone aja berebutan sama cewek juga -_-.
Ketika shalat tarawih tiba, kita shalat di masjid saatnya untuk kenalan sama anak pesantren cowok, ternyata apa? sama sekali gak bisa. Walaupun kita udah pada 1wilayah juga gak bisa. Hadeeehhh -___-. Kapan ya kita bisa ketemu? Kapan ya cewek dan cowok bisa digabung tanpa di tutup pakek kain? -__-. Boooseeeennn!!!! Bukan untuk pacaran juga kenal sama cowok, tapi ya untuk bareng temen, biasanya cowok kan suka ngelucu. Kalo cewek biasanya suka seriusan -___-. Tak ada aktivitas lain selain beribadah. Ya shalat, puasa, ngaji, qiyamul lail (shalat tahajjud), mendengarkan ceramah. Kasihan juga ada temenku punya pacar ikut pesantren juga, awalnya sih bisa mikirnya mereka berdua bisa bareng terus, eh ternyata 24jam gak ketemu padahal pesantren cewek dan cowok itu berdekatan. Merekanya pada galaaauuuu habiiiss wkwkk :-D. Tapi, ya begitulah namanya pesantren untuk menjaga kemaksiatan!
*
Naaahhh ada moment terakhir kita mondok di pesantren, akhirnya kita tidak di tutup pakek kain. Akhirnya juga kita bisa duduk bersebelahan. Alhamdulillaaaaaaahhhhh............ :-)))))
Saya pun ketemu sama teman SMP saya, dan diantara laki-laki disana ada juga yang saya kagumi, ya anak MAN juga sih, tapi MAN lain :-D. Haduuuhh peka dong! Peka! yaaaa...
Cuman sebatas kagum....., keren banget soalnya. Ya keren akhlaknya, keren cara bicaranya, keren juga ibadahnya. Aku cinta kepada ibadahmu karena ALLAH :-)

Senin, 21 Juli 2014

Aku Mencintaimu Utuh Tak Tersentuh

hijab


Bismillahirrahmanirrahim,,,
Jika ada yang bertanya, bagaimana aku memandang perkara jodoh, maka akan ku jawab, bagiku sama saja kau menanyakan keyakinanku tentang kematian..
Jodoh dan kematian adalah rahasia-Nya yang tersembunyi dalam tabir keghaiban-Nya, dan tersimpan dengan indah dalam tiap lembar daun di lauhul mahfuzh..
Lalu apa yang ku khawatirkan? Dan kenapa pula ku harus mengejar? Tidak, aku tak sudi.. Ku katakan padamu wahai para wanita perhiasan terindah dunia..
Jangan pernah mengobral murah kehormatanmu untuk hal yang kau sendiri tak yakin kehakikiannya? Pahamkah maksudku?
Ku tanya padamu, pernahkah kau jatuh cinta? Tapi tak pantas bagi kita mengumbar rasa itu.. Rasa yg entah akan berlabuh di mana?Lalu pikirkan, jika dia yang kau cinta, yang mengganggu tidurmu, membuatmu menangis karena rindu, ternyata bukan atau mungkin tak kan pernah menjadi pendampingmu, atau bukan kau yang dia pilih? Tak malukah? Tak malukah?
Lalu, apa masih mampu kau tatap wajah suamimu kelak dengan cinta yang seutuhnya jika ternyata dulu kau pernah menaruh separuh hatimu pada lelaki lain… Wahai para lelaki, tak cemburukah? Tak cemburukah? Tak cemburukah kau jika saat ini wanita yang kau pilih kelak sedang menyerahkan hatinya pada lelaki selainmu, namun ternyata kau yang akan meminangnya.
Tak sakit hatikah bila ketika bersamamu, ternyata dia tengah membandingkanmu dengan sosok lain dalam hatinya? Tak sedihkah? Tak sakitkah? Tak cemburukah? Jika kau, para lelaki, menjawab ‘ya’ maka, itu pula yang kami, wanita, rasakan..
Sekuat apapun usaha kalian jika tak sejalan dengan kehendak-Nya, maka tak akan pernah terjadi.. . Lalu, buat apa kau mubazirkan waktumu? Untuk apa Kau kuras energi? Kerana apa kau habiskan airmatamu?…. untuk orang yang belum tentu menjadi milikmu? Untuk apa?
Dan ku katakan padamu. Mungkin kau yang akan memilihku belum ku cinta saat itu. Tapi ketahuilah, karena kau memilihku, kau ku cinta… Bukankah jatuh cinta adalah sebuah proses? Akan ada sebab, akan ada hal yang membuatku jatuh cinta padamu, dan kau pun akan mencintaiku.. Dan ketika itu terjadi, semua telah terangkai dengan indah dalam kerangka kehalalan, dalam ikatan pernikahan yang disebut mitsaqan ghalizhan..
Dan tak akan pernah ada ragu ku katakan kuserahkan cintaku UTUH TAK TERSENTUH, padamu.. Hanya padamu..!!!

Rabu, 25 Juni 2014

KEJAR-KEJARAN SAMA POLISI

Nama saya Fitria Annisa, saya adalah wanita berhijab. Jika seorang laki-laki melihat saya mereka berpikir bahwa saya adalah wanita yang cantik, muslimah, sopan, dan suci. Namun kenyataannya saya adalah anak motor, saya tahu semua jalan di kota paling tertua di Indonesia ini yaitu Palembang, jalan tikus saya tahu bahkan jalan semut pun saya juga tahu, tidak ingin terkena macet hubungi saya, rumah pejabat di kota Palembang juga saya tahu, jumlah istri pejabat juga saya tahu, kasus para pejabat pun saya tahu karena melihat berita di TV :-D. Saya itu sangat terkenal di Palembang, pengamen, pengemis pun sangat tahu dengan wajah saya, bahkan Polisi pun sangat tahu dan saya adalah terorist motor.
Pertama kali, saya hampir terkena tilang oleh polisi, saya sedang bermotor sama kakak saya, kita hampir terkena tilang itu gara-gara motor kakak saya melewati garis putih panjang di lampu merah, kunci motor kita diambil sama polisi, kita disuruh ke pos polisi, ketika polisi memintai keterangan, polisi pun langsung menulis surat tilang, saya sangat kaget -_-,kakak saya sudah marah sama polisi langsung tilang saja.
  • "Pak saya ini keponakkan polisi pak, jadi jangan di tilang pak, mohon, cara damai", pintaku.
  • "Saya tidak perduli, kamu ponakkan presiden, polisi, gubernur, hukum harus berjalan", tegasnya.
  • "Bapak sebelum mau mentilang kita, bapak tidak menanya lebih dahulu tentang kami?", alasanku.
  • "Sekolah dimana kalian?", tanyanya.
  • "Sekolah Harapan pak, kalau kakak saya sudah kerja di kejaksaan", bohongku.
  • "Oh berkeja di jaksa, ada keluarga disana?", detail polisi.
  • Ada pak, papa saya jaksa pak, dia kerjanya di Jakarta pak", lebih bohong lagi.
  • "Siapa namanya?", tegang polisi .
Saya menyebutkan salah satu nama jaksa terkenal di Indonesia, karena saya sangat suka menonton berita jadi saya tahu semua nama pejabat di Indonesia. Polisi sangat tegang dan tercengang, polisi awalnya tidak percaya, namun saya mendescribekan jaksa tersebut, akhirnya dia percaya dan keringat dingin.
  • "Maaf dek mengganggu, silakkan dilanjutkan perjalannya", layanan polisi.
  • "Surat tilangnya mana pak? nanti ayah saya mau datang", kata kakakku bingung.
  • "Tidak dek, kalian tidak melanggar, bapak minta maaf, ayahnya jangan suruh kesini dek", mohon polisi
  • "Makasih pak", kakakku sangat bingung. 
Membohongi satu polisi saya berhasil, setiap saya bermotor, ketika di tilang saya selalu berkata begitu, jadi saya tidak pernah ditilang sekali pun, namun ketika saya sedang berjalan dengan keluarga saya di mobil, ada polisi mengetok kaca mobilku.
"Siang pak, mohon maaf boleh ditunjukkan SIM dan STNKnya pak?", hormat polisi.
"Bapak boleh melanjutkan perjalanan, yang perempuan anak bapak?", tanya polisi curiga.
Saya sangat takut sekali ketika polisi melihat saya dengan tatapan yang sangat tajam, kumis yang sangat tebal sambil bergoyang, saya hanya bisa mengumpat muka saya dengan jilbab bercadar -_-.
"Iya pak, ini anak saya", jawab ayahku.
"Bapak berkerja apa pak?", tanya polisi lebih detail.
"PNS pak", jawab ayahku.
"Bapak dibagian jaksa?", tanya polisi lagi.
"Saya tidak berkerja di jaksa pak", ketawa ayahku.
"Baik pak, silakkan diperlanjutkan perjalanannya", hormat polisi.
Astagaaa -,-. Mata polisi terus melihatku sambil melotot, sepertinya polisi sangat hapal dengan mukaku. Saya tidak bisa bikin alasan lagi kepada polisi. Beberapa hari saya mematuhi peraturan, tiba-tiba saya melanggar lagi.
Ketika waktu sore, saya mau pergi jogging ke KI, di depan PS belokkan ke GOR, ada polisi lagi berdiri didekat saya, saya tidak memakai helm, padahal saya sedang menyetir.
"Sore pak :-)", salam manisku.
Polisi hanya tersenyum manis kepadaku, dan dia tidak melihat kepalaku, ketika jarak 700meter saya menghembuskan napas syukurlah polisi sedang berperilaku baik hari ini, lalu terdengar suara motor polisi berlampu, berbunyi nyiunyiunyiu, mulutnya meneriakkanku. Saya langsung menerobos lampu merah, sebagai polisi yang mematuhi rambu lalu lintas polisi itu berhenti karena lampu merah, saya pun legah dan selamat, tapi ada satu polisi lagi yang melihat saya menerobos, akhirnya saya dikejar dua polisi, saya sangat ngebut dengan kecepatan 60km/jam ke atas, ketika saya mau menyebrang, banyak sekali mobil, saya menyelip di bagian-bagian mobil, polisi kehilangan jejak karena motor polisi tidak pas untuk menyelip. Masalah plat motor? Jangan khawatir, saya telah menempelnya dengan plat yang palsu, ketika saya mau bermotor tanpa helm, saya selalu menggunakan plat palsu. Betapa cerdasnya saya :-D.
Ini hanyalah sebuah cerita saya, bagi buat polisi yang baca mohon maaf, mungkin dengan ini para aparat polisi lebih cerdas lagi dan tidak mudah tertipu oleh pengendara seperti saya. Maaf ya pak :-))). Dunia tanpa polisi tidak akan aman, dan tidak akan tertib. :-)