visitors'

Selasa, 09 Juni 2015

Perjuangan SBMPTN


SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
Selasa, 09 Juni 2015 seluruh alumni SMA/MA/SMK mengikuti SBMPTN. Pukul 07.00 WIB semua perserta harus ada di lokasi. Namun aku masih sedang berkeliling di jalanan Palembang, muter-muter daerah sekip -_-.
Mungkin aku lupa arah jalan Palembang?
Mungkin terlalu lama ngejomblo sehingga pergi sendirian dan mengendarai motor sendirian tanpa di bonceng dan gratis wkwk...
Yookk kita mundurin alurnya :
Besok test SMBPTN dimulai, dari pagi sampai sore aku berjalan dengan temanku melihat lokasi SBMPTN, sedangkan aku lokasi di SMAN 10, temanku di SMPN 18, 17, pascasarjana, dll...
Ketika aku melihat lokasi punyaku, aku hanya berkeliling di SMAN 10, melihat-lihat suasana lokasinya, ternyata SMAN 10 itu adem banget dan itu seperti sekolah alam... SMAN 10 adalah sekolah ayahku dulu!
Ketika aku melihat ruangan dan nomor dan ternyata aku lupa nomor aku berapa -_-.. yang aku ingat hanya ujungnya yaitu "5", angka favoritku adalah 5 dan semoga angka tersebut adalah angka keberuntungan amin!
Setelah aku dan temanku berkeliling mencari lokasi di SMPN 18, 17, pascasarjana, dan SMAN 10, kita berdua pulang. ya seperti biasa aku adalah tukang ojek yang tidak dibayar dan dia adalah penumpang yang tidak pernah bayar wkwk :D. Bibir kita berdua udah mulai kering, langit-langit lidah sudah sangat haus sekali. Kita berdua pergi ke BKB (Benteng Kuto Besak) mencari minuman. Kita bercerita berdua seperti orang pacaran padahal sama-sama cewek, sepertinya cerita kita berdua sangat menyedihkan, seolah kaki telah melangkah jauh, wajahnya telah berpaling arah, tubuhnya telah dibawa alur kehidupan.. ya karena kita udah tamat, jika ke sekolah hanya ada perlunya, dan itu juga untung-untungan bertemunya, ya mungkin kita bertemu lagi ketika mau ambil ijazah ^_^.
Langit mulai gelap, azan ashar dari masjid agung berkumandang, minuman telah habis, jika ingin semua cerita masa lalu diceritakan ya hujan semakin deras. Aku pun pulang dengan motorku, dia juga pulang dengan angkot kuning menuju kertapati.
***
Ketika sampai di rumah hujan mulai turun sangat deras, ternyata aku mengendarai motor sesuai dengan waktunya. Semenjak aku mulai berani mengendarai motor kembali aku ingin sekali menjadi seorang Pembalap karena dulu sempet vakum dan trauma dari motor karena dulu ketika kelas 7 SMP kecelakaan, motor kepelanting, tubuhku juga kepelanting tapi alhamdulillah tubuhku tidak kenapa-napa hanya motor saja yang lecet parah :-D.
yasudahla masa lalu...
hmm lanjut cerita ke perjuangan SBMPTN !
Ketika malam tiba, aku ingin sekali tidak belajar agar otak besok mengerjakan soal-soal SBMPTN agar segar!
Namun aku masih penasaran dengan soal-soal yang belum aku kerjakan, akhirnya aku mengerjakannya sampai jam setengah 12..
Aku mulai tertidur tapi hanya sekitar 30menit, aku memutuskan untuk shalat istikharah dan tahajjud agar diberi petunjuk oleh Allah ketika menjawab soal-soal SBMPTN!
"Karena usaha saja tidak cukup jika tanpa DOA"!
Aku membaca lagi soal-soal tentang SOSHUM karena aku mengambil IPC.
Karena sejarah ada masa lalu, enggan sekali mataku melihat kejadian masa lalu karena takut gagal moveon wkwk :-D akhirnya tulisan SOSHUM tersebut membuatku terbang dalam mimpi diatas kasur.
Suara azan shubuh berkumandang karena rumahku dekat dengan masjid, tapi entah kenapa setan sangat kuat sekali menutup mataku dan mengkunci tubuhku agar aku tidak bangun dan mengambil wudhu.
Ibuku selalu membangunkanku, tapi telingaku saja yang mendengar, dan tubuhku tidak bergerak.
Ketika pukul 05.30 WIB aku pun memaksakan move up dari tempat tidur, pergi ke kamar mandi ambil wudhu lalu sholat, ketika setelah sholat ya seperti biasa selalu mengecek hp apakah ada bbm yang masuk? atau line? atau sms? ternyata ada tapi bukan sesuatu yang penting.
Aku pun segera mandi pukul 06.00 dan selesainya 06.10. Ya karena aku itu orangnya sangat ringkas. dan cepat mandi saja hanya 10menit tapi bersih kok. Pukul 06.25 aku berangkat dari rumah, dan berpamitan dulu sama orang tua, kakakku, dan adikku.
Aku merasa peralatanku sudah lengkap untuk SBMPTN dengan mengucapkan
"Bismillahimajrohahwanursahainnallahaghofurrurrohim"
Perjalanan pun lancar, ketika di lampu merah angkatan 66 aku melihat tasku ternyata aku lupa membawa papan ujian dan aku bingung aku mau pulang tapi jauh, aku mau kerumah sepupuku diangkatan 66 tapi harus mutar melewati Aston, akhirnya aku belok ke arah sekolahku disana ada rumah temanku ternyata berkali-kali aku mengetok pintunya dianya sudah tidak ada dirumah -_-, aku pun keliling pasar sekip ujung bingung mau kerumah siapa.
Dan aku akhirnya memutuskan untuk kerumah sepupuku yang ada di angkatan 66 samping musholla annur didepan TK Kartika II-IV. Papan ujian pun telah aku pinjam, aku melihat jam ternyata pukul 07.00 WIB. Astaga ujian telah dimulai, akhirnya aku mengendarai motor dengan kecepatan 80km/jam ke atas.
"Apakah aku akan jatuh lagi dari motor seperti kelas 7 SMP dulu?"
"Apakah aku tidak memikirkan kondisi tubuhku?"
Yang hanya aku pikirkan adalah
"SBMPTN!SMAN 10!"
Lampu merah aku terobos, dan polisi itu hanya tercengang melihatku, dan mobil dan motor mulai berkelakson karenaku, jalanan macet pun aku selip-selipkan, walaupun harus tersenggol kaca mobil orang tapi aku tak perduli wkwk :D.
"Egois sih? iya emang! tapi gimana lagi aku udah telat huh -_-"
"Disitu kesabaran dan tanpa mikir panjang di buktikan" :-D.
Ketika sampai di SMAN 10 aku sampai pukul 07.09 WIB..
keren sekali dari angkatan 66 ke SMAN 10 waktunya 9 menit hehe :-D.
Ketika aku mau memarkirkan motor ternyata pagarnya di kunci oh astaga -___-
Aku memarkirkan di depan, ya aku percaya sajalah dengan satpam tersebut.
Ruangan aku pun belum tahu masih mencari-cari, aku dimarahin sama satpam dan pengawas tersebut karena papan ujian -__-.
Akhirnya aku bertanya dengan pengawas.. ruangku ada di gedung baru dibawah sekali, yang lokasinya dekat sekali dengan SMPN 18. Ruang 21 itulah ruangku..
Kletak kletok sepatuku berjalan mengganggu konsentrasi mereka..
Ketika aku masuk ruangan, semua peserta telah mengerjakan biodata..
Dan ternyata yang sangat ngesek sekali! kesel! bete! adalah papan ujian yang membuatku telat, ketika aku mengerjakannya tidak dianjurkan menggunakan papan ujian karena mejanya yang bagus bukan dari kayu -_-. hadeeehhh -___-
***
Aku pun duduk dibelakang sekali, nomor kursi 15. Suasana adem, karena jendela yang terbuka melihat SMPN 18 entah siapa dan apa yang aku lihat di sana sehingga membuat otakku konsentrasi dan tenang hehe :D.
Tiba-tiba aku lupa mematikan handphone dan menaruhnya didalam tas sehingga membuat handphoneku berbunyi, dengan secara diam dan tanpa ada cctv diruangan aku mematikan handphoneku.
Entah kenapa aku sangat mengantuk sekali mengerjakannya -___-
Aku pun mulai tertidur sejenak...
Kletak kletok sepatu pengawas wanita itu membangunkanku..
Ya kerjakan sajalah walaupun mengantuk..
"Ica..ica.. sudah telat, sampai di ruangan malah tidur, apa kata pengawas?" :-D
Semoga saja pengawas tersebut tidak mencatat namaku :=))
Sesi 1 pun telah selesai tapi aku sudah tidak mengantuk lagi huh
aku pun bertemu banyak dengan teman-temanku..
ya mulai dari teman SD, SMP, SMA, dan tetangga..
tapi aku bingung ketika mereka menegurku aku selalu menjawab
"Siapa ya? siapa? serius aku gak kenal".
Ketika mereka menyebutkan namanya dan akupun mulai ingat..
Mungkin karena ini otak terlalu serius mengingat mata pelajaran maka sebuah nama teman-teman pun telah terbuang di memori otak.
Teman-temanku kadang suka bingung sama aku ya karena aku ini mungkin orangnya merasa tidak puas ya! dan selalu penasaran dengan sesuatu!
Sebenarnya aku itu udah lulus jalur undangan di salah satu perguruan tinggi negeri di Depok tapi aku merasa tidak puas saja ya karena jalur undangan itu diterima berdasarkan raport tetapi nilai-nilai diraport itu tidak sesuai dengan kemampuan kita!
ya seperti contoh nilai ulangan asli di LJK dapat nilai 78, tapi diraport menjadi 95!
kan hebat!
Dan aku juga ingin merasakan hasil jerih payah aku sendiri, belajar sendiri, menjawabnya sendiri, mengerjakan soal-soal SBMPTN secara langsung dan tahu oh ini soal-soalnya tanpa penasaran lagi!
Karena hidup itu gak bisa puas sampai begitu saja! Tapi kita harus lebih puas jika mendapatkan yang terbaik dari hasil nilai murni tanpa ditambah-tambahkan! Dari situ kita bisa melihat kemampuan otak kita sampai dimana?
Seneng ikut SBMPTN ya karena aku bisa merasakan peningnya kepala bersama perserta SBMPTN yang mengerjakan soal-soal, dan dari SBMPTN itu juga aku bisa bertemu dengan teman-temanku! Dan aku juga bisa membuktikan dengan semua orang jika aku tidak hanya mengandalkan nilai raport yang tidak murni tapi mengandalkan otak yang menghasilkan nilai murni!!!
Semoga aku lulus SBMPTN dan para pembacanya juga amin!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar