visitors'

Senin, 20 Januari 2014

Sebuah Tanda Tanya (?)




     Rabu, 23 Juni 2010 baju batik biru yang menjadi saksi dalam acara perpisahan tersebut. Suasana angin pagi yang masih segar pukul 09.30 WIB, dinding atas kuning dan bawah hijau sebagai tempat sandaran kita berdua.

*tetetetetet* (sms berbunyi)
"temuin aku dibelakang kelas, didepan perpustakaan sekarang, cuman berdua", sms darinya.
perasaanku sangat senang dia ngajakkin ketemuan di belakang sekolah hohoho, soalnya jarang-jarang kita ngobrol cuman berdua. Disaat aku tiba disana, dianya gak ada mungkin aku tertipu lagi yang ke 12kalinya oleh temannya, aku mencari ke belakang-belakang, suasana sepi, rumput-rumput tinggi, suara jangkrik yang masih berbunyi, suasana sunyi itu membuat leher belakangku merinding, maka aku memutuskan untuk pulang.
"Nisa", panggil dia.
aku hanya diam seperti patung, tidak berani menoleh, merinding ketakutan.
"hey", (tangannya dibahu aku).
"huaaahh SETAN", teriak saya.
"mana setan? mana?", tanya dia.
"itu itu itu", tunjuk saya didepan wajahnya.
"dibelakang aku?", tanya dia ketakutan.
"bukan, tapi didepan aku", bercanda saya hahaha.
"hehh kamu ngagetin aja", lemesnya.
Tiba-tiba suasana yang barusan bercanda, seru, langsung menjadi tegang, sangat serius, diam.
"aku mau bicara sama kamu", seriusnya dia.
"itu udah ngomong", canda saya.
"aku serius", alisnya naik ke atas.
"ngomong apa?", penasaran.
"Tapi, kamu janji jangan nangis ya?", lebih serius lagi.
"Nangis? haha semenjak kapan aku nangis", bercanda saya lagi.
"AKU ITU SERIUS!!! JANJI JANGAN NANGIS!!!", sangat serius.
Aku bingung sebenarnya apa yang ingin dikatakannya, sehingga wajahnya jelek banget seperti Sinchan, hidupnya yang terlalu SERIUS eh malah jadi MISTERIUS. -__-
"aku janji gak bakal nangis", jawaban saya yg serius.
"aku mau.... eee,,", gugupnya.
"mau apa? ayo serius?", penasaran.
Muka saya udah mulai masam, jantung saya udah deg-deg-degan, pikiran saya udah melayang jauh saya kira dia bakal menembak saya. Eh taunyaaa begini :'(
"aku mau pindah", jujurnya.
"pindah ke hati aku ya? hehe :D", canda saya.
"pindah ke Jawa", serius banget.
"liburan semester ini kan?", tanya saya.
"pindah rumah, pindah sekolah", jawabnya.
"termasuk pindah hati", canda lagi.
"aku itu beneran serius Nis!!!", serius banget.
"Kapan?", lebih serius dan sedih.
"Besok", sangat serius.
Ketika dia bilang kata besok, ini mata udah berlinang-linang, mengangkat kepala biar air mata tidak menetes, huaah rasanya itu sakit bener dengernya. Tarik nafas dalam-dalam lalu buang.
"HAHAHA bagus dong", pura-pura tegar.
"kenapa? kamu gak sedih sama sekali", tanya dia dgn sedih.
"soalnya udah malek lihat muka kamu :D, disana kan pendidikannya bagus ya senenglah kamu bisa bersaing sama anak-anak pintar disana", nahan hati.
"tapi, aku gak bisa ninggalin kamu :'(", dia sedih.
"haha, kitanya aja cuman temen", jawab saya.
"jadi selama kita deket 1th lebih, kamu cuman anggap kita teman?", tanyanya.
"haha iyalah", bohong saya.
"hahaha bagus sama dong aku juga", jawabnya.
Sebenarnya sakit sih dia mau pergi jauh ke Jawa sana selamanya, entah tak tahu bakal balik lagi kesini atau enggak :'(, yang paling sangat aku sedih itu adalah sebuah tanda tanya tentang perasaannya kepadaku yang sampai sekarang menjadi sebuah keraguan.
"Pinjam HP", maksa saya.
"buat apa?", keponya.
"kita berfhoto yok", semakin sakit hati.
"eh senyum dong, tangan kamu begini, 1 2 3", pura-pura seneng.
Pada saat dilihat fhotonya malah ancur haha, kita berdua jelek banget sumpah. Kita berfhoto terus dan terus sampe memori hp dia penuh wkwkwk :D. Setelah berfhoto hati ini rasanya pingin nangis, mulut ini rasanya pingin teriak, mata ini rasanya pingin netesin air mata, namun aku udah janji gak bakalan nangis, pura-pura ketawa dan senyum.
"Nis, kamu gak lagi pura-pura kan?", mikir dia.
"pura-pura apaan?", sambil lihatin fhoto.
"kamu sebenarnya nangis kan?", tanya dia.
"idiihh GR kamu, kamu mau pergi kemana aku juga biasa aja toh", celetus aku.
"LIHAT AKU!", paksa dia.
"entar, bagus nih fhotonya", mengalihkan perasaan.
"siniin hpnya sekarang!", paksa dia.
(kitanya berebutan hp)
Akhirnya aku melihat dia dengan muka bercanda.
"apa? apa? aku cantik ya", candaku.
"cantik darimana? mata aja belekkan", jawab dia.
"serius? padahal tadi sebelum ketemu kamu, aku ngaca dulu", jujur saya.
"dasar oon!", kibulnya.
"heehh kamu -__-", muka jelek.
Kita berdua itu emang makhluk yang paling aneh, dari tadi setiap percakapan selalu ada kata "SERIUS" tapi kerjaannya bercanda terus. Hahaha padahal beneran ini hati mau nangis.
"aku mau pulang sekarang, mau beresin baju buat berangkat besok", sedih dia.
"hahaha ya udah pulang aja sana hushushus pergi", candaku.
"kamu ini, suasana lagi sedih masih sempet bercanda", kecewanya.
"hehehe, selamat jalan ya, dadada", pura-pura seneng.
"iyaa dada, IMISSYOU :*", jujurnya.
"hahaha dada AMISYOU", candaku.
Ya ternyata dia pulang juga meninggalkanku sendirian disini tanpa ada orang, dia melangkahkan kaki berjalan meninggalkan pintu gerbang sekolah, detik-detik itulah terakhir aku melihatnya dan mengobrol sama dia. Ketika dia telah pergi jauh, maka aku pun menangis sendirian disana, sambil bilang "padahal aku dari dulu nungguin kamu, pura-pura cuek, kamu udah ngungkapin perasaan kamu, tapi aku hanya jawabnya bercanda terus, apa? akhirnya nyesel kan kamu pergi jauh ninggalin aku sendiri selamanya", sambil nangis dan galau.

"sebenarnya aku sayang sama kamu dari awal kamu jadi anak baru, tapi kamunya aja yang cuek suka bohongi perasaan kamu sendiri", suara dia.
Saya beneran kaget, speechless, gak berani menoleh, ngapus air mata. Dan saya menoleh ke belakang ternyata dia balik lagi, dia berada pas dibelakang aku. Rasanya malu banget huaah :'(.
"kok kamu balik lagi?", gugup saya.
"hp aku ketinggalan di kantong baju kamu tu", jawabnya.
"oohh hehe ini hpnya", kasih saya.
"aku pergi ya Nis, aku sayang kamu Nisa", jujurnya.
"aku juga sayang kamu", jawab saya.


Ternyata sebuah perasaan yang dulu menjadi sebuah tanda tanya yang menjadi sebuah keraguan akhirnya terungkap juga diwaktu itu. Andai perasaan itu tidak ditutupi, mungkin dari dulu kita udah going study hahaha :D. Hubungan kita LDR akhirnya, tanpa ada tubuh dia lagi, tanpa ada suara dia lagi, tanpa ada wajah dia lagi didepanku, hanya sebuah sms dan hp ditangan hahaha :D.
DAN KELANJUTANNYA KITA LIBURAN KETEMUAN DI STRAWBERRY KANVIL II BANDUNG. huaaahh :-)))) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar